Posts

Kisah Sahabat Tsabit Qais Al Anshary

Image
Tsabit bin Qais al-Anshari, seorang pemuka Khazraj yang terpandang, salah seorang pembesar Yatsrib yang diperhitungkan keberadaannya oleh siapa saja. Di samping itu dia berhati cerdik, responsif, lihai dalam bertutur kata dan bersuara keras. Jika dia berbicara maka dia mengalahkan lawan bicaranya, jika berkhutbah maka dia menyihir para pendengarnya. Dia adalah satu di antara orang-orang yang masuk Islam angkatan pertama di Yatsrib. Begitu dia menyimak ayat-ayat al-Qur’an yang penuh hikmah yang dilantunkan oleh seorang da’i Makkah Mush’ab bin Umair dengan suaranya yang syahdu dan tekanannya yang merdu, al-Qur’an langsung menawan pendengaran hatinya dengan pengaruhnya yang indah, menguasai nuraninya dengan keterangannya yang mengagumkan dan memenuhi akalnya dengan petunjuk dan syariatnya. Allah Ta’ala melapangkan dadanya kepada Islam, meninggikan kedudukannya dan mengangkat namanya dengan bergabung di bawah panji Nabi Islam. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah...

Kisah Sahabat Thalhah bin Ubaidillah Al Taimy

Image
Thalhah merupakan sahabat Rasulullah yang berasal dari suku Quraisy. Dia termasuk orang yang dijanjikan masuk surga karena perjuangannya memeluk dan menegakkan syariat Allah. Nama lengkapnya adalah Thalhah bin Ubaidillah bin Usman bin Kaab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah, al-Qurasyi at-Taimi al-Makki dan al-Madani. Silsilahnya bertemu dengan nasab Rasulullah pada Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay, dan dengan nasab Abu Bakar Shiddiq pada Taim bin Murrah. Mereka berdua berasal dari Kabilah Taim. Ayahnya berasal dari Quraisy yang telah wafat pada masa jahiliyah. Tidak ada satu pun riwayat yang menceritakan tentang sikap ayahnya pada saat kedatangan Islam. Ibunya adalah Sha’bah binti al-Hadhrami, saudari al-Ala’ bin al-Hadhrami, seorang sahabat yang masuk Islam dan ikut berhijrah. Pamannya, Amr bin Usman, juga masuk Islam, hijrah ke Madinah, dan ikut dalam Perang Qadisiyah. Lalu, neneknya dari garis ibu adalah Atikah binti Wahab bin Abdu bin Qushay bin Kilab. Waha...

Kisah Sahabat Suraqah Bin Malik

Image
Muhammad bin Abdullah yang meninggalkan Makkah secara diam-diam di malam pekat, melalui perjalanan berat menuju Madinah sambil sambil dikejar-kejar, sepuluh tahun kemudian menjadi panglima dengan puluhan ribu pasukan Muslimin. Kaum musyrik dan para petinggi Quraisy pun menyerah dan masuk Islam, hanya sebagian kecil di antara mereka yang berani melawan. Itu pun dapat dengan mudah dipatahkan. Suraqah bin Malik masih menyimpan tulang pemberian Rasulullah. Saat ia membawa tulang, ia pun menemui Rasulullah. “Wahai Rasulullah, aku adalah Suraqah bin Malik,” katanya. Hari itu adalah pertemuannya kembali dengan Rasulullah setelah dulu Suraqah yang menangkap beliau. “Kemarilah! Hari ini adalah hari untuk menepati janji dan hari perdamaian,” jawab Rasulullah. “Aku ingin bersyahadat di hadapanmu,” kata Suraqah lagi. Rasulullah pun menyambut niat Suraqah dengan baik. Tak lama setelah peristiwa Fathu Makkah, kaum Muslimin dirundung duka . Air mata berlinangan sambil mengantar jenazah Rasulullah yan...

Kisah Sahabat Shuhaib Al Rumy

Image
Nama Suhaib ar-Rumi memang tidak begitu terkenal di kalangan umat Islam. Meski begitu, Suhaib adalah salah satu sahabat nabi yang pertama-tama mengucap syahadat. Ketika dia masuk Islam, kaum Muslimin hanya berjumlah sekitar 30 orang. Kisah kedermawanan Suhaib pun diabadikan di dalam Alquran ketika pengusaha kaya ini meninggalkan seluruh hartanya saat diperintahkan untuk hijrah ke Madinah. Alkisah, ketika dalam perjalanan menuju Madinah, Suhaib dicegat kaum Quraisy Makkah. Mereka meminta agar Suhaib meninggalkan seluruh hartanya jika ingin hijrah. "Wahai Suhaib, engkau datang kepada kami dalam keadaan miskin dan hina, kemudian hartamu menjadi banyak setelah tinggal di daerah kami. Setelah itu, terjadilah di antara kita apa yang terjadi (perselisihan karena Islam). Engkau boleh pergi, tapi tidak dengan semua hartamu," ujar seorang Quraisy kepadanya. Tanpa berpikir panjang, Suhaib pun langsung meninggalkan hartanya tanpa menyisakan sepeser pun. Saat sampai di Madinah, Suhaib pun...

Kisah Sahabat Salman al-Farisi

Image
Para sahabat mendapatkan pendidikan secara langsung dari Rasulullah SAW. Mereka setiap harinya melihat secara langsung keagungan pribadi sang junjungan. Karenanya tak heran, apabila begitu mengagumkan akhlak para sahabat ini. Seperti kisah yang dialami sahabat Rasulullah SAW, Salman al-Farisi. Salman al-Farisi. Ia merupakan seorang mantan budak dari Isfahan Persia. Kisah cinta Salman terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi Muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat Rasulullah. Pada suatu waktu, Salman berkeinginan untuk menggenapkan dien dengan menikah. Selama ini, ia juga diam-diam menyukai seorang wanita salihah dari kalangan Anshar. Namun, ia tak berani melamarnya. Sebagai seorang imigran, ia merasa asing dengan tempat tinggalnya, Madinah. Bagaimana adat melamar wanita di kalangan masyarakat Madinah? Bagaimana tradisi Anshar saat mengkhitbah wanita? Demikian yang dipikirkan Salman. Ia tak tahu-menahu mengenai budaya Arab. Tentu saja tak bisa sembarangan tiba-tiba datang ...

Kisah Sahabat Salamah bin Qais Al Asyjai’

Image
Suatu malam Khalifah Umar bin Khathab berjaga-jaga di Kota Madinah. Ia ingin memastikan agar penduduk dapat tidur nyenyak dan tenang. Hal itu nyaris ia lakukan setiap malam. Ketika ia tengah melakukan ronda di antara rumah-rumah dan pasar, muncul dalam benaknya seorang sahabat Rasulullah yang gagah berani. Saat itu sang Khalifah memang tengah mencari seorang sosok yang bisa ia jadikan panglima perang untuk nenalukkan kawasan Ahwaz, sebelah barat Iran. Keesokan harinya, setelah memimpin kaum Muslimin melaksanakan shalat Subuh, Umar memanggil sahabat yang muncul dalam benaknya tadi malam. Dialah Salamah bin Qais Al-Asyja’i. Kepada Salamah, Umar berkata, “Engkau akan kuangkat menjadi panglima pasukan yang akan kukirim ke Ahwaz. Pergilah ke medan juang untuk memerangi mereka yang kafir kepada Allah. Bila engkau bertemu kaum musyrikin, ajaklah mereka masuk Islam!” “Jika mereka menerima, berilah mereka dua pilihan; tinggal di kampung mereka masing- mising, atau ikut denganmu memerangi orang-...

Kisah Sahabat Said bin Zaid

Image
Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang mulia. Bahkan yang termulia di tengah umat ini. Jumlah mereka lebih dari seratus ribuan. Tapi yang paling mulia di antara mereka ada sepuluh orang. Kita mengenal kesepuluh orang ini dengan sebutan al-mubasyiruna bil jannah (orang-orang yang diberitakan masuk surga). Di antara sepuluh orang itu tersebutlah nama Said bin Zaid radhiallahu ‘anhu. Said bin Zaid tak seterkenal al-mubasyiruna bil Jannah yang lain. Seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dan Abdurrahman bin Auf. Tapi hal itu tidak mengurangi kemuliaannya. Kali ini kita akan menyimak catatan ringkas tentang biografi Said bin Zaid radhiallahu ‘anhu. Agar kita lebih mengenal sahabat yang mulia ini. Said bin Zaid adalah seorang yang pertama-tama memeluk Islam. Ia memeluk Islam sebelum Nabi berdakwah di rumah al-Arqam bin Abi al-Aqram. Ia turut serta dalam semua peperangan Rasulullah. Bahkan ia turut ambil bagian juga dalam Perang Yarmuk dan pengepungan Damaskus. Nasab dan...

Visitor

Online

Related Post